
bacalah.id – Karina Aespa mendapat nama panggilan baru dari penggemar internasional yang langsung menjadi viral di tengah memanasnya situasi politik di Korea Selatan karena pemiliha umum (pemilu).
Karina aespa terus berada dalam masalah karena kontroversi politiknya baru-baru ini. Reaksi keras pertama kali dimulai dari netizen Korea, penggemar internasional juga ikut ambil bagian. Mereka mengungkapkan kekecewaan besar terhadap bintang SM Entertainment tersebut.
Melansir Koreaboo, pada 26 Mei 2025, Karina mengunggah beberapa foto dirinya mengenakan jaket merah dengan angka 2 di Instagram.
Ia memberi keterangan pada unggahan tersebut dengan emoji mawar sederhana. Meskipun semua detail ini awalnya tampak tidak berbahaya, netizen Korea yang jeli langsung menafsirkannya sebagai bentuk dukungan terhadap partai sayap kanan negara tersebut.
Karina segera menghapus unggahan tersebut setelah reaksi keras dimulai. SM Entertainment menyampaikan permintaan maaf resmi, dan bintang Aespa itu secara pribadi menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar melalui Bubble.
Namun, permintaan maafnya dianggap tidak tulus dan memicu lebih banyak ketidakpuasan. Perilaku grup tersebut di sebuah upacara penghargaan keesokan harinya juga diteliti dan menyebabkan lebih banyak kritik terhadap Karina.
Di atas semua ini, penggemar internasional kini telah menciptakan julukan baru yang pedas untuk Karina karena kontroversi terkait sayap kanan, mereka sekarang memanggilnya MAGArina.
Julukan tersebut merupakan kombinasi dari slogan viral dari presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump, Make America Great Again, yang digunakan para pendukungnya dengan bangga, dan bagian kedua dari nama Karina.
Tidak butuh waktu lama bagi julukan itu untuk menjadi viral di X dan platform lainnya. Karena popularitasnya, julukan itu bahkan langsung muncul dalam pencarian yang disarankan di X.
Meskipun insiden itu terjadi beberapa hari lalu, tampaknya dampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat, karena media sosial Karina juga menunjukkan dampak yang mengejutkan dari kontroversi tersebut.***











