Lagu “Kau Rumahku” Raissa Anggiani Rajai Media Sosial

bacalah.id – Penyanyi dan penulis lagu Raissa Anggiani makin produktif. Gadis manis bersuara merdu ini baru meluncurkan tembang terbaru “Kau Rumahku” yang sedang viral, di media sosial Tik Tok dan Instagram.
Lagu “Kau Rumahku” makin dicari setelah dinyanyikan Gempita Nora Marten atau Gempi, anak Gading Marten dan Gisella Anastasia. Bahkan, Gempi sempat berada satu panggung dengan Raissa di ajang Kerlap-Kerlip Festival.
Raissa adalah anak aktor Rommy Sulastyo dan Winur Wulan Miranti. Ia terjun ke dunia hiburan pada 2020 dengan merilis single pertama “If U Could See Me Cry in My Room” berkolaborasi dengan Arash Buana. Belum lama, gadis kelahiran Jakarta 21 Februari 2004 juga digandeng gitaris Budjana untuk menyanyikan lagu “Selamanya Kita.”
Sebagai penyanyi pendatang baru, Raissa memiliki suara yang unik, mendayu namun memiliki karakter kuat. Ditambah kemampuannya menulis lagu, Raissa akan menjadi next diva Indonesia.

Beberapa waktu lalu, wajah Raissa yang kini tercatat sebagai mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta menghias billboard Times Square, New York City. Ia terpilih sebagai cover playlist untuk EQUAL Indonesia. EQUAL adalah kampanye yang diinisiasi Spotify pada 2021 lalu sebagai bentuk dukungan bagi kesetaraan gender di industri musik.
Meski karirnya di dunia musik baru dua tahun, namun ia memiliki banyak kesempatan untuk bisa mengembangkan potensinya di dunia tarik suara. Tahun 2022 ditutup Raissa dengan manis. Lagu-lagunya di Sportivy diputar sebanyak 82,4 juta kali dan didengar 10,3 juta kali di 180 negara. Berikut lirik Lagu Kau Rumahku yang tengah digandrungi dan dijadikan soundtrack postingan di Instagram dan TikTok.
Kau Rumahku by Raissa Anggiani
Bagaikan sungai yang tak punya malu
Mengalir meskipun terancam surut
Lalu (hmm), kakimu melangkah ke rumahku
Setengah melirik, mencoba rayu
Apa yang kau inginkan
Dari senyumku, ya tuan?
Gemar sekali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati
Yang hampir mati
‘Kan ku letakkan hangat di tengah dekap kita
Jangan biarkan ku pulang
Ke rumah yang bukan engkau
Bicarakan tentang seisi dunia
Perlahan mendekat, bisikkan cinta
Membuatku terlena
Ke dalam pesona sukma yang begitu indah
Apa yang kau inginkan
Dari senyumku, ya tuan?
Ohh
Gemar sekali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati
Yang hampir mati
‘Kan ku letakkan hangat di tengah dekap kita
Jangan biarkan ku pulang
Ke rumah yang bukan engkau
Jika mampu ku menjelajahi langit
‘Kan ku petik pelangi ‘tuk warnai harimu
Jangan khawatir, masih ada aku
Jangan khawatir, masih ada aku
Gemas sekali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati
Yang hampir mati
‘Kan ku letakkan hangat di tengah dekap kita
‘Kan aku persilahkan kau menetap di sini











