May 29, 2026
HEADLINE NEWS UPDATE

Ini 8 Cara Pulihkan Pencemaran Udara Menurut KLHK

Elvy   Yusanti
  • August 13, 2023
  • 1 min read
Ibukota mengalami penurunan kualitas udara Foto: freepik/rawpixel.com

bacalah.id – Kualitas udara di Jakarta dalam beberapa hari belakangan menjadi sorotan dan disebut terburuk nomor satu di dunia. Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sigit Reliantoro. Meski membantah, Sigit tidak menampik kualitas udara ibukota mengalami penurunan kualitas karena debu yang cukup pekat.
Dalam keterangan pers kepada media Minggu (13/8/2023) Sigit mengemukakan ada 8 rekomendasi untuk mengurangi pencemaran udara di Jakarta yaitu :

  1. Pengadaan kendaraan operasional listrik
  2. Pengetatan standar emisi menjadi Euro 4. Pertalite dan Solar mengandung sulfur yang tinggi harus diganti Pertamina Dex.
  3. Pengadaan bus listrik TransJakarta
  4. Uji emisi
  5. Peralihan dari angkutan pribadi ke angkutan umum
  6. Konversi ke kompor listrik
  7. Pengendalian debu dari konstruksi
  8. Larangan pembakaran sampah terbuka
    Sigit mengemukakan, transportasi merupakan penyumbang polusi terbesar di Jakarta. Sementara kepatuhan uji emisi berkala di Jakarta masih rendah yakni di bawah 10%. “Yang kita dorong untuk jangka pendek adalah uji emisi berkala. Tingkat kepatuhan uji emisi di Jakarta Barat 7,45%, Jakarta Pusat 3,86%, Jakarta Utara 10,69%, Jakarta Timur 4,72%, dan Jakarta Selatan 4,53%,” jelas Sigit.
    Indeks Visual Map (IVM) mencatat, Jakarta memiliki tingkat polusi 119 terendah dibanding negara lain. Menurut Sigit, Copenhagen, Denmark di angka 500, Alaska 200 karena kebakaran hutan, dan China 262.
Elvy   Yusanti
About Author

Elvy   Yusanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *