
bacalah.id – Komendian populer Korea Park Na Rae dituduh mantan manajernya atas kekerasan di tempat kerja, eksploitasi pribadi, dan tunggakan honor saat ia bersiap untuk MBC Entertainment Awards 2025.
Park Na Rae, salah satu entertainer paling terkenal di Korea Selatan, tiba-tiba terseret ke dalam skandal besar di puncak tahun yang menentukan kariernya.
Tepat saat ia mulai mempersiapkan MBC Entertainment Awards 2025, mantan manajer melontarkan tuduhan meresahkan yang mengejutkan industri hiburan dan publik.
Menurut laporan Dispatch seperti dilansir Kbizoom pada 4 Desember 2025, beberapa mantan manajer Park Na Rae mengajukan permohonan pelestarian properti ke Pengadilan Distrik Barat Seoul pada 3 Desember 2025.
Mereka juga sedang mempersiapkan gugatan ganti rugi sekitar 100 juta won (sekitar Rp1,1 miliar), dengan mengutip serangkaian dugaan pelanggaran yang terjadi selama mereka bekerja di bawah Park Na Rae.
Para manajer mengklaim mereka mengalami pelecehan di tempat kerja, pelecehan verbal, resep obat yang dipaksakan, biaya terkait pekerjaan yang tidak dibayar, dan apa yang mereka gambarkan sebagai eksploitasi berkelanjutan yang jauh melampaui tanggung jawab pekerjaan mereka.
Mereka menyatakan Park Na Rae meminta menjalankan tugas pribadi, termasuk mengambil minuman beralkohol, membersihkan pesta, pekerjaan rumah tangga, dan bahkan tugas yang melibatkan keluarganya.
Para mantan manajer juga menuduh, mereka diharapkan untuk tetap tersedia sepanjang waktu dan berulang kali ditekan untuk menghadiri pertemuan pribadi.
Klaim-klaim ini menggambarkan lingkungan kerja yang, menurut para mantan karyawan, pada akhirnya menjadi terlalu sulit untuk mereka hadapi.
Reaksi publik sangat intens, sebagian karena Park Na Rae saat ini sedang menikmati periode aktivitas yang luar biasa tinggi.
Ia tetap menjadi salah satu tokoh utama di I Live Alone, program varietas unggulan MBC yang telah lama berjalan, dan baru-baru ini ia menambahkan acara varietas besar lainnya, Im Excited Too, ke dalam daftarnya.
Kanal YouTube pribadinya juga aktif, dan dalam sebuah video yang diunggah hanya sehari sebelum skandal itu terbongkar, ia mengungkapkan sedang mempersiapkan gaunnya untuk MBC Entertainment Awards mendatang.
Dalam video tersebut, ia bercanda dengan penata gayanya tentang bereksperimen dengan konsep kulit yang berani yang terinspirasi motif prajurit, dan ia mengungkapkan kegembiraannya karena dapat menutup tahun dengan kehadiran yang kuat.
Karena statusnya di MBC dan keunggulannya di lanskap hiburan siaran, tuduhan tersebut mengejutkan dunia industri hiburan Korea. Waktunya sangat sensitif karena upacara penghargaan, acara spesial akhir tahun, dan siaran liburan sedang diselesaikan.
Pertanyaan segera muncul tentang apakah Park Na Rae akan dapat menghadiri MBC Entertainment Awards sesuai rencana, dan apakah jaringan tersebut akan terpaksa menyesuaikan programnya sehubungan dengan kontroversi tersebut.
Beberapa orang dalam industri menyatakan kekhawatiran masalah ini, tergantung pada bagaimana perkembangannya, dapat berdampak tidak hanya pada citra publik Park Na Rae tetapi juga struktur siaran akhir tahun jaringan tersebut.
Untuk saat ini, perwakilan Park Na Rae menyatakan mereka sedang meninjau tuduhan tersebut dan mempersiapkan tanggapan resmi.
Belum ada pernyataan publik yang dirilis, dan masih belum jelas apakah Park Na Rae akan membantah klaim tersebut, mengklarifikasi detail tertentu, atau mengakui kesalahannya.
Sementara itu, para mantan manajer tampaknya bertekad untuk melanjutkan proses hukum, yang menunjukkan kontroversi ini mungkin akan terus berkembang dalam beberapa minggu mendatang.
Dengan semakin dekatnya musim penghargaan akhir tahun, industri hiburan Korea mengamati dengan saksama apakah Park Na Rae akan mampu melewati badai ini atau apakah ini akan menandai titik balik dalam kariernya yang panjang dan sukses.***











