Pengrajin Asal Malang Sulap Limbah Triplek Jadi Miniatur Mobil
Bermula dari keinginan membeli kendaraan roda empat, Thomas Boyke Eko Purnomo, warga Lawang, Malang justru menelurkan ide membuat miniatur mobil. Pria yang akrab disapa Boyke ini memanfaatkan limbah triplek sebagai bahan bakunya.
“Awalnya hanya iseng, akhirnya keterusan dan jadi sumber penghasilan,” tutur Boyke yang sebelumnya menjalani profesi sebagai driver kepada Terakota, Selasa (7/3). Jiwa seni Boyke yang kuat menghasilkan karya yang sempurna untuk sebuah miniature mobil, mulai dari interior hingga eksterior.

Boyke memulai usahanya sejak tahun 2005. Untuk satu jenis miniatur membutuhkan waktu satu hingga dua minggu, tergantung tingkat kesulitan. Hal yang penting untuk dipersiapkan adalah pola kendaraan yang akan dibuat dengan sangat detail sampai bagian lekukan kendaraan. Lalu berapa harga untuk satu miniatur buatan Boyke ?
“Ya kan tergantung ukuran dan tingkat kesulitan pembuatannya. Saya banderol karya saya dengan harga mulai Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta untuk satu unit miniature mobil,” terangnya. Miniatur seharga Rp 5 juta rupiah yang dibuat Boyke adalah kendaraan jenis Land Rover full spek yang dibeli kolektor asal Bali. Diakui Boyke, pengerjaan miniatur mobil warna putih ini sangat menantang dan membutuhkan waktu lama.

Hal paling membahagiakan Boyke adalah, ketika karyanya memenangi lomba tingkat nasional. Dari 300 karya seni, kreasi miniatur mobil masuk 25 besar dan dinobatkan menjadi juara katagori Recovery Economy yang digelar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang. Boyke menjual produknya melalui media sosial dan komunitas. Pengerjaan ia lakukan sendiri di workshop rumahnya mengusung nama boykeart.

Penjualan Turun Drastis
Situasi bisnis yang suram di masa pandemi juga dirasakan Boyke. Selama berlangsungnya wabah Covid-19, penjualan turun drastis. Namun ia tidak putus asa dan tetap semangat berkarya. Solusinya, ia menerima pesanan produk lain seperti nomor rumah, miniatur mainan, bingkai foto, lemari kayu, rak, tulisan hias serta ornament dinding. “Produk-produk ini katagori yang cepat laku dan banyak permintaan. Setidaknya bisa mendongkrak penjualan selama pandemi,”ungkap Boyke. Untuk yang berminat memesan karya-karya Boyke, bisa follow IG boykeart.











