Coco Lee meninggal, akan dimakamkan secara Buddha

bacalah – Legenda pop asal Hong Kong Coco Lee yang dinyatakan meninggal dunia kemarin setelah melakukan percobaan bunuh diri pada 2 Juli lalu, jenazahnya akan diotopsi dan dimakamkan secara Buddha.
Dikutip dari KBIZoom, Kamis, Coco Lee melakukan percobaan bunuh diri di kediamannya pada 2 Juli dan secara resmi dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 5 Juli.
Coco Lee dilaporkan melakukan percobaan bunuh diri pada 2 Juli, dan ditemukan oleh ibunya. Bintang wanita ini segera dirawat di rumah sakit, namun mengalami koma, dan secara resmi dinyatakan meninggal dunia pada 5 Juli.
Menurut laporan pada 6 Juli, saudara perempuan Coco Lee telah berbicara mengenai meninggalnya sang kakak, dengan mengatakan, “Karena Coco tidak meninggal karena penyebab alami, pemerintah meminta untuk dilakukan otopsi.
Sejauh ini belum ada rincian spesifik, dan kita harus menunggu. Hasil otopsi dijadwalkan akan akan diumumkan pada bulan Agustus”.
Selain itu, media melaporkan bahwa pemakaman Coco Lee akan diadakan sesuai dengan ritual Buddha, dan keluarganya juga berencana untuk
mengadakan upacara peringatan terpisah untuk para penggemarnya.
Dikabarkan juga bahwa mantan suami Coco Lee sedang dalam perjalanan menuju Hong Kong setelah berita meninggalnya Coco Lee.
Mantan suami Coco Lee dikabarkan bergegas kembali ke Hong Kong setelah kabar meninggalnya Coco Lee
Coco Lee yang memiliki nama lahir Ferren Lee, lahir pada tahun 1975 di Hong Kong. Dia kemudian menjadi legenda pop di Asia dengan berbagai lagu hits, seperti “It’s a Party”, “Before I Fall in Love”, “Just No Other Way”, dan “A Love Before Time” – sebuah OST untuk film terkenal “Crouching Tiger, Hidden Dragon”.
Coco Lee menikah dengan pengusaha Bruce Rockowitz pada 2011, namun pernikahannya dikatakan penuh dengan masalah, yang menyebabkan bintang wanita itu menderita depresi.
Sebelum kematiannya, Coco Lee membuat surat wasiat untuk mewariskan aset sekitar 128 juta dolar AS kepada ibunya yang berusia 86 tahun.











