
bacalah.id – Bintang Liverpool Diogo Jota meninggal dunia pada usia 28 tahun dalam sebuah kecelakaan mobil tragis di Spanyol bersama saudaranya. Dunia sepak bola berduka atas meninggalnya salah satu talenta paling cemerlang dari Portugal.
Komunitas sepak bola global sedang berduka setelah kematian tragis pemain sayap Liverpool FC Diogo Jota, yang meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, bersama dengan kakak laki-lakinya, Andre, saat berlibur.
Menurut kantor berita lokal zamora24horas, kecelakaan fatal itu terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari waktu setempat pada Kamis, 4 Juli 2025 di jalan raya A 52 dekat Cernadilla, Spanyol.
Kendaraan yang membawa Jota dan saudaranya dilaporkan kehilangan kendali, keluar jalur, dan terbakar di kilometer 65.
Layanan darurat, termasuk polisi lalu lintas, petugas pemadam kebakaran dari Zamora, dan tim medis dari Pusat Kesehatan Mombuey, tiba dengan cepat di tempat kejadian setelah beberapa panggilan darurat ke hotline Castilla y Leon 112.
Sayangnya, kedua pria bersaudara itu dinyatakan meninggal di tempat, meskipun ada upaya penyelamatan segera.
Lahir pada 1996 di Portugal, Diogo Jota menjadi terkenal melalui lintasan kariernya yang mengesankan dan gaya bermainnya yang dinamis.
Dikenal karena kecepatan, serba bisa, dan keterampilan teknisnya, Jota memulai perjalanan profesionalnya dengan Paços de Ferreira, sebelum pindah ke Atletico Madrid pada 2016.
Setelah itu ia dipinjamkan ke FC Porto dan Wolverhampton Wanderers, dengan Jota memainkan peran kunci dalam membantu Wolves meraih promosi ke Liga Primer dan memantapkan diri sebagai tim papan atas.
Penampilannya membuatnya pindah ke Liverpool pada tahun 2020 dengan biaya yang dilaporkan sebesar 45 juta euro (sekitar Rp859,6 miliar)
Di bawah asuhan Jurgen Klopp, Jota menjadi bagian penting dari serangan Liverpool, yang dikenal karena naluri mencetak gol dan etos kerjanya.
Ia memberikan kontribusi signifikan terhadap kampanye domestik dan Eropa Liverpool dan mendapatkan pengikut setia di antara para pendukung The Reds.
Jota juga menjadi pemain tetap di tim nasional Portugal sejak debutnya pada 2019, tampil di turnamen internasional besar dan menyumbangkan gol serta assist untuk negaranya.
Berita kematian mendadak Diogo Jota membuat penggemar, rekan satu tim, dan profesional sepak bola di seluruh dunia terkejut dan berduka.
Meninggalny Diogo tidak hanya merampas pemain berbakat dari dunia sepak bola, tetapi juga sosok yang dicintai yang dikenal karena dedikasi dan sportivitasnya.
Penghormatan mengalir di media sosial, dengan tanda pagar RIPJota menjadi tren di seluruh dunia saat para pendukung berbagi kenangan tentang momen paling ikoniknya di Liga Premier dan panggung internasional.***











