April 15, 2026
BERITA HEADLINE PERENCANAAN KEUANGAN

Jengkol Pedas, Seblak Hingga Rengginang Sampai ke Lidah Arab Saudi

  • February 11, 2023
  • 3 min read

Mendag Zulkifli Hasan saat pelepasan ekspor perdana produk makanan ringan Helda’s Snack.

bacalah.id – Sejumlah makanan ringan yang kerap dikenal sebagai cemilan khas kawasan tertentu seperti Jengkol Pedas, Seblak Pedas, hingga Rengginang ternyata punya penggemar khusus di Arab Saudi. Tak heran nama jenis cemilan di atas masuk dalam kelompok produk makanan yang diekspor ke Negeri Bani Saud tersebut.

Besarnya penyuka seblak, jengkol hingga rengginang di Arab Saudi ini terungkap saat Kementerian Perdagangan menggelar ekspor perdana terhadap 22 produk makanan olahan UMKM merek Helda’s Snack, yang diproduksi PT Safeline Indonesia pada Jumat 10 Februari 2023. Ekspor ditujukan ke Jeddah, Arab Saudi dan akan dikirimkan secara bertahap dengan total nilai US$ 453 ribu.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding(MoU) di perhelatan Trade Expo Indonesia ke-37 pada 20 Oktober 2022 lalu. Saya berharap ekspor produk UMKM ke Jeddah saat ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan nilai ekspor komoditas Indonesia ke Arab Saudi,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat melepas ekspor perdana tersebut.

Produk yang diekspor antara lain jengkol pedas, seblak daun jeruk, seblak pedas, rengginang original, rengginang gurih, tempe goreng, tempe daun jeruk, stik balado, kacang bandung, kacang bali, kacang kepri bali, kacang bali asin, kacang bali manis, oven atom, kacang medan, kacang sukro, emping, kacang pedas, bawang putih goreng gurih, bawang merah goreng, dan popcorn karamel.

“Sebuah kebanggaan bagi kami karena 22 produk yang diekspor hari ini juga sudah terdaftar di Saudi Food and Drug Authority,” tambah Mendag dala siaran pers, Sabtu 11 Februari 2023.

Menurutnya, untuk menjadi eksportir yang sukses, diperlukan pembenahan banyak aspek antara lain peningkatan kualitas dan mutu produk, peningkatan nilai tambah dan saya saing, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“UMKM yang berhasil ekspor pada hari ini adalah UMKM yang telah melalui beberapa tahapan tersebut. Hal ini membuktikan bahwa ekspor dapat dilakukan siapa pun termasuk UMKM,” ungkapnya.

Pelepasan ekspor ini merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan, PT Pos Indonesia Persero, PT Pos Logistik Indonesia, dan Yayasan Bina Insan Gemilang (BIG) Indonesia. Yayasan BIG Indonesia merupakan yayasan yang bergerak dalam pengembangan sumber daya manusia untuk memberdayakan masyarakat usia muda dalam wirausaha, sosial dan pendidikan, termasuk pengembangan UMKM untuk memasuki ritel modern dan pasar ekspor.

Sejak 2006, Helda’s Snack sudah mengekspor produknya ke Kanada, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Amerika Serikat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menyampaikan, Arab Saudi merupakan salah satu negara penting bagi Indonesia dalam membuka akses pasar baru di negara nontradisional khususnya Kawasan Timur Tengah.

“Produk makanan olahan merupakan komoditas primadona ekspor Indonesia, tak terkecuali Arab Saudi. Nilai ekspor Indonesia untuk produk makanan olahan ke Arab Saudi tahun 2022 mengalami pertumbuhan positif lebih dari 40% dengan produk utama ekspor antara lain olahan ikan, saus dan olahannya, aneka biskuit, kecap, dan olahan pasta,” jelas Didi.

Total perdagangan Indonesia dan Arab Saudi pada 2022 mencapai US$ 7,51 miliar. Tren perdagangan kedua negara terus menunjukkan peningkatan dengan ekspor nonmigas Indonesia senilai US$ 2,01 miliar danimpor senilai US$ 11,3 juta.***

About Author

Kirana Ho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *