Dari Panggung Hiburan ke Panggung Rakyat, 22 Artis Jadi Anggota DPR
bacalah.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil perolehan suara nasional Pemilu 2024, Rabu 920/3/2024). Pasangan Prabowo Subiyanto – Gibran Rakabuming meraih suara tertinggi untuk pilpres, sementara untuk pemilihan legeslatif, ada 22 pesohor yang bakal melenggang ke Gedung DPR periode 2024-2029.
Dari Partai Amanat Nasional (PAN) ada nama Primus Yustisio, Verrell Bramasta, Eko Patrio, Sigit Purnomo atau Pasha Ungu dan Uya Kuya. Selanjutnya, Rano Karno, Rieke Diah Pitaloka, Denny Cagur, Junico Siahaan, dan Once Mekel mewakili PDIP.
Pileg 2024 meloloskan kader kalangan selebritis mewakili Partai Gerindra yakni, pasangan suami istri Ahmad Dhani-Mulan Jameela, Rachel Maryam, Moreno Soeprapto, dan Melly Goeslaw. Selanjutnya, Dede Yusuf, Dina Lorenza yang merupakan kader Partai Demokrat, Ashraff Abu dan Henry Indraguna dari Partai Golkar. Kemudian Tommy Kurniawan dan Arzeti Bilbina Setyawan dari PKB, dan Nafa Urbach kader Partai Nasdem.
Sementara itu nama-nama Krisdayanti, Anang Hermansyah, Helmi Yahya, Choky Sitohang, Giring Niji adalah bagian dari 45 selebriti Tanah Air lainnya gagal masuk Senayan.
Fenomena selebritis masuk gedung parlemen di Indonesia marak pada pilpres tahun 2004-2009. Dikutip dari katadata.co.id, ada enam orang dari kalangan artis yang berhasil menduduki kursi di Senayan. Pada periode berikutnya, 2009-2014 jumlahnya meningkat menjadi 15 orang.
Namun, dalam 10 tahun terakhir, jumlah anggota DPR yang berprofesi sebagai artis dan figur publik tercatat stagnan. Ada sebanyak 15 orang yang terpilih pada periode 2014-2019 dan sebanyak 14 orang pada periode 2019-2024.
Tampaknya, cara partai politik mendulang suara melalui artis bisa diandalkan. Popularitas mereka yang berkarir di panggung hiburan memiliki branding yang baik untuk bisa menggaet suara politik. Namun bagaimana kualitas performa kinerja mereka sebagai anggota dewan ?
Menurut pengamat politik Tobias Basuki, pandangan miring artis yang duduk di kursi DPR tidak selamanya benar. Dikutip dari BBC.com, sebagian artis masih menunjukkan performa sebagai penghibur, namun sebagian lainnya cukup baik dalam menjalankan perannya sebagai anggota dewan, salah satunya Rieke Diah Pitaloka, caleg PDIP. Dikatakan Tobias, yang penting untuk dilakukan adalah perekrutan yang dilakukan oleh partai.
Maraknya selebriti masuk dunia politik sah-sah saja, karena mereka memiliki hak yang sama sebagai warga negara. Namun, panggung hiburan yang selama ini membesarkan nama mereka tidak sama dengan panggung rakyat di parlemen. Tidak hanya meningkatkan kualitas public speeking dan jago debat, namun harus lebih peka terhadap problem yang dihadapi masyarakat dan memiliki solusi untuk memecahkan persoalan. ***











