Delapan Karakter Vegan Papan Atas dalam Dunia Anime

bacalah.id – Karakter vegan dalam dunia anime? Ada kok, hanya saja memang amat sangat jarang dibicarakan orang.
Harus kita akui, ini bukan tema umum dalam anime, terutama karena banyak anime yang tak fokus pada apa dan bagaimana karakter tersebut menyantap makanan mereka.
Kurangnya perhatian pada pilihan hidangan, percakapan atau adegan yang terkait dengan makanan telah membuat terbatasnya eksplorasi mengenai karakter vegan.
Meski demikian tetap saja, ada sejumlah karakter vegan dalam anime. Mereka barangkali tak banyak, tapi mereka memang ada.
Berikut ini delapan karakter vegan yang muncul dalam beberapa serial anime, dan diulas tanpa peringkat tertentu, seperti yang dilansir dari Otakukart:
- Rei Ayanami dalam Neon Genesis Evangelion
‘Neon Genesis Evangelion’ menjadi film klasik yang disukai di dunia anime, dan Rei merupakan tokoh ikonik dalam serial itu.
Bahkan, mereka yang tak biasa menontonnya berpeluang besar mengenalinya, karena kepopulerannya!

Siapa sangka, Rei mendapat tempat yang sangat penting sebagai salah satu karakter vegan pertama di dunia anime.
Di awal episode serial tersebut, Rei diceritakan berbagi makanan dengan Asuka – karakter utama lainnya dalam anime itu.
Dalam adegannya kemudian diperlihatkan bagaimana Rei secara gamblang mengakui bahwa dirinya enggan menyantap daging. Itulah yang kemudian memperkuat karakternya sebagai ‘bukan pemakan daging’.
Dalam adegan itu juga diperlihatkan bagaimana Asuka tak suka dengan pilihan Rei dalam hal ini, tetapi Rei tetap memegang teguh keputusannya.
- Tanktop Vegetarian dalam One Punch Man
Dalam dunia ‘One Punch Man’, Tanktop Vegetarian mendapat gelar kehormatan sebagai Class-A Hero dalam Hero Association. Ini terutama disebabkan karena dia menjabat sebagai orang kedua dalam tampuk pimpinan Tank Topper Army.

Karakteristiknya yang unik – sesuai namanya, perlihatkan ketergantungannya pada pola makan nabati demi dapatkan kekuatan dan rejeki.
Di antara daftar karakter anime itu, Tanktop Vegetarian ternama sebagai salah satu pendukung veganisme. Keberadaannya dalam serial ‘One Punch Man’ yang juga sangat terkenal itu, membuatnya semakin unggul.
- Fardania dalam Restaurant to Another World
Serial mengenai sebuah restoran Jepang yang sajikan hidangan a la Barat dan, menariknya, membuka pintu untuk mahluk-mahluk dari dunia ghoib di setiap akhir pekan.
Inilah yang menjadi sentuhan inventif di genre isekai populer, yang berusaha padukan khayalan dengan anime yang mengangkat tema makanan. Terkait hal itu, Fardania kemudian hadir sebagai karakter anime yang disukai.

Fardania – digambarkan sebagai seorang vegan, berhasil menambah kedalaman karakternya, dan itu menjadi aspek penting dalam serial ini. Di samping itu perhatian terhadap pilihan makanannya juga sangat penting, pun begitu dengan restoran yang sajikan hidangan unik khusus untuknya.
Selain itu, Fardania menganggapnya sebagai inspirasi untuk sajikan kembali hidangan tersebut untuk resto miliknya sendiri, Western Restaurant Nekoya.
- Nadia La Arwall dalam Nadia: The Secret of Blue Water
Satu hal yang perlu dicatat dari anime ini adalah, mereka punya kreator yang sama dengan Neon Genesis Evangelion, Hideaki Anno.

Tak heran jika kedua anime ini tunjukkan tema atau gaya yang konsisten sesuai ciri khas Anno. Adapun kualitas dan daya tarik serial ini sebagian besar berasal dari karakter utamanya, Nadia La Arwall.
Dalam kisahnya, posisi Nadia yang diselimuti misteri telah menambah intrik dalam jalan cerita anime ini.
Asal-usulnya yang penuh misteri telah mainkan peranan penting, termasuk aspek veganisme Nadia, dan itu penting dalam kembangkan karakternya.
Ia memiliki kemampuan berkomunikasi dengan hewan, terutama saat ia tengah memperdalam empatinya terhadap mereka. Nadia pun tekankan komitmennya terhadap gaya hidup bebas kekejaman.
- Buddha dalam Saint Young Men
‘Saint Young Men’ sajikan konsep yang agak tidak konvensional, di mana digambarkan bahwa Yesus Kristus dan Buddha merupakan dua orang yang berteman dan jalani kehidupan biasa di dunia manusia.
Serial ini menjelajah ke dalam berbagai skenario menarik, tawarkan wawasan tentang pemahaman dan empati antar keyakinan agama yang berbeda.

Khususnya, Buddha muncul sebagai karakter vegan terkemuka dalam lanskap anime. Pernyataannya yang lugas sebagai vegan menambah kedalaman karakternya.
Sepanjang narasinya, Buddha tetap teguh dalam komitmennya terhadap pilihan makanan ini, menunjukkan konsistensi dan kesetiaan terhadap nilai-nilai yang dianutnya.
- T-Bone dalam One Piece
T-Bone memulai debutnya di Arc Water 7 One Piece, di mana ia muncul sebagai Kapten Marinir yang ditemukan Luffy dan kru Topi Jerami, saat mereka lakukan perjalanan dengan kereta menuju Enies Lobby.

Walau kemunculannya cukup singkat, pertemuan T-Bone dengan Roronoa Zoro soroti pertumbuhan dan ketrampilan pendekar pedang yang luar biasa dalam beberapa cerita terakhir.
Yang membedakan T-Bone adalah, rasa hormat dan dedikasinya yang tak tergoyahkan dalam lindungi bawahannya.
Komitmennya terhadap prinsip-prinsipnya terlihat jelas, bahkan saat ia hadapi lawan yang tangguh.
Selain itu, penggambaran T-Bone sebagai karakter vegan telah menambah kedalaman perannya, terutama di dunia One Piece yang seluas samudra.
- Taikobo dalam Soul Hunter
Soul Hunter menonjol sebagai sebuah serial Shonen di akhir tahun 2000-an, dan kerap diabaikan walau punya karakter menarik serta pengetahuan yang luas. Sayangnya, adaptasi animenya hanya tunjukkan potensi di permukaan saja.

Sementara itu, Taikobo – protagonis dalam serial ini, cukup bersinar karena tunjukkan karakter uniknya dalam resolusi konflik dan karisma yang tak terbantahkan.
Ciri khas menonjol Taikobo adalah, kemampuannya dalam atasi konflik tanpa gunakan pertarungan fisik – dan ini menjadi sesuatu yang jarang terjadi dalam genre Shonen.
Pilihannya terhadap solusi tanpa kekerasan telah membuatnya berbeda, dan menambah kedalaman karakternya.
Selain itu, gaya hidup vegan Taikobo juga menjadi aspek khas lainnya – dan ini digambarkan dalam berbagai adegan di sepanjang serial tersebut, terutama dalam adaptasi asli di awal tahun 2000-an.
- Ryuuko Mifune dalam Ground Control to Psychoelectric Girl
Dalam anime ini, fokusnya sangat bertumpu pada momen-momen kehidupan, yang memberi gambaran sekilas mengenai kehidupan para karakternya.
Diantaranya, Mifune, yang mainkan peran pendukung dibandingkan menjadi pusat perhatian. Meski demikian, kehadirannya bergema di kalangan penggemar dan telah menarik kekaguman atas perannya.

Kecintaan Mifune pada bola basket sangat terlihat, dan ini menambah kedalaman karakternya. Di sepanjang serial diperlihatkan bagaimana ia sangat taat pada pola makan vegan.
Selain itu, Mifune juga alami alur singkat di mana dia kembangkan perasaan romantis terhadap protagonis, Makoto Niwa, dan ini menambah lapisan pada pengembangan karakternya. ***











