YG Dituding Bayar Jurnalis untuk Tulis Artikel Buruk tentang Kontroversi Vaping Jennie Blackpink

bacalah.id – Fans menuding mantan agensi Jennie Blackpink, YG Entertainment, membayar jurnalis untuk mwmbuat artikel buruk tentang kontroversi kebiasaan merokok sang idola wanita.
Selama beberapa minggu terakhir, kontroversi vaping dan sikap buruk Jennie Blackpink telah menjadi perbincangan hangat.
Menghadapi kritik pedas dari netizen dan kemungkinan denda, Jennie segera mengeluarkan permintaan maaf dan merenungkan kesalahannya.
Namun, beberapa fans menduga YG Entertainment menyewa 3 jurnalis untuk menulis artikel negatif tentang masalah vaping Jennie.
Ketika kecurigaan ini menyebar di komunitas online dan X, banyak fans Jennie yang menunjukkan perlakuan buruk YG terhadap rapper Blackpink ini.
Kecurigaan itu menjadi perdebatan hangat di media sosial. Beberapa orang percaya YG ingin menyakiti Jennie setelah dia meninggalkan perusahaan.
Beberapa selebriti, seperti Lee Seung Gi, Han Ye Seul, dan lainnya, juga berjuang melawan skandal dan isu buruk setelah meninggalkan agensi lama mereka.
Namun, mayoritas netizen menilai tuduhan penggemar Jennie terhadap YG tidak masuk akal karena mereka tidak memiliki bukti yang kuat untuk membuktikan klaim YG membayar jurnalis untuk menulis artikel.
Jennie kini menjadi CEO labelnya sendiri Odd Atelier (OA) sehingga ia harus bertanggung jawab karena tidak menghapus adegan vaping di Vlognya sebelum mengunggahnya di YouTube.
Fakta fans Jennie berusaha membela idola mereka dengan menyalahkan editor, idola lain, dan bahkan mantan agensinya bahkan memengaruhi citra Jennie di mata publik.
Kontroversi vaping Jennie mencuat pada 8 Juli 2024 setelah adegan itu terlihat dalam video Vlognya sendiri di YouTube.
Dalam video Jennie memasukkan sesuatu yang tampak seperti rokok elektrik ke dalam mulutnya saat merias wajahnya sebelum pertunjukan Jacquemus di Italia.
Anggota Blackpink itu bahkan meniupkan asap rokok ke wajah staf tata riasnya. Tim Jennie menghapus adegan kontroversial itu tepat setelah kontroversi itu muncul, tetapi adegan itu sudah terlanjur menarik perhatian.
Selain merokok di dalam ruangan, banyak yang mengkritik tindakan Jennie sebagai penyalahgunaan kekuasaan.
Bahkan setelah OA merilis permintaan maaf resmi mereka, skandal itu tidak mereda. ***











