
Myterakota – Rumor kemunculan aespa di Coachella 2022 di California, Amerika Serikat memang membuat heboh. Namun hingga saat ini belum ada kepastian tentang kabar tersebut. Baik SM Entertainment, agensi aespa, maupun pihak penyelenggara Coachella belum mengonfirmasinya.
Setelah 2 tahun berturut-turut ditunda dan dibatalkan karena pandemi, festival musik terbesar di dunia, Coachella akhirnya akan kembali pada 15 April 2022 (waktu setempat). Tahun ini, Coachella akan berlangsung dalam 6 hari, dibagi menjadi 2 bagian, dari 15 hingga 17 April dan dari 22 hingga 24 April.
Sebelumnya, dalam lineup resmi yang diumumkan Coachella, terdapat 2 perwakilan artis K-pop, BIGBANG dan Epik High. Namun, setelah beberapa kali penundaan, BIGBANG tidak akan muncul lagi, menjadikan Epik High satu-satunya artis Korea yang partisipasinya dalam Coachella tahun ini telah dikonfirmasi.
Namun, seperti dikutip dari Kbizoom.com, menjelang D-Day Coachella, diumumkan bahwa akan ada satu (atau beberapa) panggung spesial oleh para tamu yang tidak termasuk dalam barisan. Banyak penggemar dan netizen berspekulasi bahwa aespa akan memiliki penampilan spesial di Coachella tahun ini berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh anggota aespa sendiri.
Jika rumor ini benar, aespa akan menjadi girl grup kedua dalam sejarah K-pop setelah BLACKPINK yang diundang untuk tampil di festival musik terbesar dunia.
Selain banyak fans yang heboh dengan rumor ini dan berharap menjadi kenyataan, tak sedikit pula netizen yang memberikan reaksi negatif terhadap kemungkinan aespa tampil di Coachella.
Secara khusus, beberapa orang berpendapat bahwa penampilan panggung dan keterampilan kinerja adalah kelemahan terbesar aespa. Grup ini tidak memiliki kemampuan untuk mengguncang panggung dan mengangkat suasana untuk menarik penduduk setempat, jadi tidak ada gunanya bagi mereka untuk tampil di Coachella.
Netizen pun membandingkan aespa dengan BLACKPINK. Penampilan Coachella BLACKPINK sangat legendaris sehingga akan terlalu sulit bagi aespa untuk mewujudkannya. Selain itu, fakta bahwa jadwal dan aktivitas aespa sejak debut mereka selalu mirip dengan BLACKPINK juga membuat beberapa netizen merasa bingung dan karenanya menyalahkan SM karena selalu berusaha membuat aespa menempuh rute yang sama dengan BLACKPINK.
– Jelas, rumor ini kontroversial karena aespa tidak memenuhi syarat. Dinyanyikan secara live atau tidak, kehadiran aespa di panggung saja tidak cukup. Semakin saya memikirkannya, semakin saya melihat bahwa SM sengaja mendorong grup tersebut untuk mengikuti jalan BLACKPINK.
– Saya pikir akan sulit bagi aespa untuk menonjol di Coachella. Bukan karena aespanya jelek, tapi grupnya benar-benar tidak punya pengalaman dalam menikmati panggung, kehadiran panggung mereka selalu sangat kaku.
– Ketika datang untuk tampil di Amerika, nyanyian langsung yang bagus hanyalah sebagian kecil. Selain itu, penting bagi grup untuk benar-benar “membakar panggung”. Namun, sepertinya para gadis aespa tidak bisa melakukan ini.
– Kebenarannya menyakitkan, panggung Amerika membutuhkan lebih banyak. Saya tidak berpikir penampilan panggung aespa dapat memenuhi kebutuhan mereka.
– Bagaimana jika mereka pergi ke sana hanya untuk syuting MV baru? 2 fandom berjuang begitu keras tanpa alasan.
Informasi di atas hanyalah rumor. Baik SM maupun Coachella belum mengonfirmasi bahwa “tamu spesial” tersebut adalah aespa. Benar atau tidak, fakta bahwa semakin banyak artis Kpop muncul di acara-acara internasional membuktikan bahwa musik Korea telah mencapai tingkat yang berbeda dibandingkan dengan masa lalu. Ini adalah pertanda baik bahwa itu sama sekali tidak layak untuk diperdebatkan.











