
Myterakota – Agensi LE SSERAFIM, HYBE mulai menghapus jejak Kim Garam di media sosial mereka. Idol ini hengkang dari groupnya setelah kontrak eksklusif dihentikan karena kontroversi kasus bullying di sekolahnya di masa lalu.
Kim Garam, mantan anggota LE SSERAFIM, telah dikeluarkan dari grup karena kontroversinya tentang bullying di sekolah, dan agensinya telah mulai menghapus jejaknya.
Pada 20 Juli 2022, seperti dikutip dari Kbizoom.compengenalan anggota telah diubah di situs web resmi LE SSERAFIM. Agensi LE SSERAFIM, Source Music, yang berada di bawah HYBE, memperkenalkan LE SSERAFIM sebagai girl grup yang terdiri dari lima anggota multinasional, termasuk Sakura, Kim Chae Won, Heo Yoon Jin, Kazuha dan Hong Eun Chae.
Namun, foto-foto Kim Garam masih ada di akun media sosial resmi LE SSERAFIM seperti Facebook, Instagram, dan Twitter.
LE SSERAFIM melakukan debut mereka sebagai grup beranggotakan enam orang termasuk Kim Garam, tetapi telah mengubah pengenalan tim dengan pertimbangan pemutusan kontrak eksklusif Garam.
Perubahan juga telah dilakukan pada profil LE SSERAFIM di profil situs portal Korea. Menurut situs portal, profil artis diubah ketika perusahaan memintanya.
Situs portal seperti Naver, Daum, Nate sekarang menampilkan LE SSERAFIM, sebagai grup beranggotakan lima orang, tanpa Kim Garam. Satu situs portal bahkan menyatakan dalam karir LE SSERAFIM bahwa “anggota Kim Garam (meninggalkan grup).” Profil Kim Garam juga diubah menjadi “penyanyi” daripada “anggota LE SSERAFIM”.
Profilnya di situs portal lain akan diubah setelah beberapa pemeriksaan. Biasanya diperlukan waktu lima hingga tujuh hari jika agensi atau selebriti itu sendiri meminta aplikasi profil.
HYBE mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif Kim Garam pada 20 Juli 2022. Agensi mengatakan, “Kami telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif kami dengan Kim Garam,” menambahkan, “Kami dengan tulus meminta maaf karena menyebabkan ketidaknyamanan bagi penggemar dan banyak lainnya karena kontroversi terkait.”
Kecurigaan bullying di sekolah di sekitar Kim Garam dimulai pada April 2022 lalu ketika sebuah postingan yang mengekspos masa lalunya terus menjadi viral di komunitas online.
Agensinya membantah tuduhan itu sebagai fakta palsu’ tetapi harus menghadapi fase baru karena salah seorang korban menunjuk perwakilan hukum dan secara resmi menanggapi posisi mereka.
LE SSERAFIM seterusnya melanjutkan aktivitas mereka sebagai tim beranggotakan lima orang tanpa Kim Garam.***










