May 7, 2026
HEADLINE INTERMEZO NEWS UPDATE

Keren! Candra Darusman Tampil Enerjik di Panggung JGTC

Elvy   Yusanti
  • November 14, 2022
  • 3 min read

Penampilan Candra Darusman Bersama Detik Waktu Quartet dan Ardhito Pramono. Foto: Elvy Yusanti

bacalah.id – Sederet musisi ternama Tanah Air bikin “petjah” gelaran Jazz Goes To Campus (JGTC) yang berlangsung Minggu (13/11) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok. Ribuan penonton yang memadati festival musik tertua di Indonesia ini tak bergeming meski cuaca mendung dan sempat gerimis. Mereka tetap antusias menyaksikan idola mereka dengan berbekal jas hujan.

Penampilan menawan SLCHLD, Tulus, Maliq & D’Essentials, Diskoria x Fariz RM, Rossa ft. Nikita Dompas, Kahitna, Tiara Andini, Rizky Febian, Ardhito Pramono, Barry Likumahuwa, and The Rhythm Service, Candra Darusman & Detik Waktu Quartet ft. Nikita Dompas dan masih banyak lagi yang terbagi dalam tiga stage berhasil membius penonton yang rata-rata mahasiswa. Penyelenggaraan yang teratur dan tertib membuat suasana JGTC yang ke-45 menjadi catatan tersendiri.

Penonton Tertib Antri di Pintu Masuk JGTC. Foto: Elvy Yusanti

Yang istimewa, salah satu penampil ajang ini adalah penggagas JGTC musisi senior Candra Darusman bersama Detik Waktu Quartet dan penyanyi yang tengah naik daun Ardhito Pramono. Membawakan sejumlah lagu di antaranya Perjumpaan Kita, Makna Nostalgia dan tak ketinggalan tembang lawas Kau, Kekagumanku dan Pemuda.

Musisi bernama lengkap Candra Nazarudin Darusman, kelahiran 21 Agustus 1957 adalah penggagas gelaran JGTC 45 tahun silam. Meski usianya tak muda lagi, namun penampilannya di atas panggung tetap enerjik dan mendapat sambutan meriah dari penonton. Bahkan ketika lagu hits Kau dan Kekagumanku berkumandang, para penonton ikut berdendang.

“Empat puluh lima tahun yang lalu saya masih angkat-angkat (peralatan musik). Bersyukur sekarang masih bisa bermain di panggung ini,” ungkap Candra disambut tepuk tangan meriah para penonton. Saat menggagas JGTC, Candra ingin musik jazz bisa diterima di kalangan anak-anak muda melalui kampus UI.  Pentolan Grup Chaseiro dan Karimata ini mengemas musik jazz  yang bisa diterima pasar Indonesia, ringan dan easy listening.  

Gandeng Musisi Muda Bertalenta

BACA JUGA  Benarkah Jazz Musik Kalangan Elit ?
Candra Darusman bersama Penyanyi Andien. Foto: Instagram Candra Darusman Official

Sebagai musisi, Candra juga berperan dalam memperjuangkan hak cipta karya  musisi Indonesia dengan menggagas Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) pada 12 Juni 1990 dan bekerja di  World Intellectual Property Organization (WIPO). Cara pandangnya yang luas dan berpikir ke depan juga ia wujudkan dengan menggandeng musisi muda dan berkolaborasi dengan pemusik lainnya.

Lagu Perjumpaan Kita adalah tembang kolaborasi dengan Dian Sastro yang kemudian dibawakan dengan apik oleh penyanyi Natasya Elvira diiringi Detik Waktu Quartet, Penampilan Ardhito yang menawan turut memberikan energi pada penampilan Candra di atas panggung.

Secara keseluruhan ajang JGTC terbilang sukses karena menyedot perhatian anak-anak muda yang antusias menonton konser musik. Namun sebagai catatan, pemilihan penyanyi yang dihadirkan di atas panggung perlu dipertimbangkan kembali. Bisa jadi kehadiran penyanyi jebolan ajang Indonesian Idol Tiara Andhini memang dijadikan sebagai daya tarik penonton. Namun agaknya kehadiran Eva Celia atau Monita Tahalea lebih cocok untuk ditampilkan di ajang jazz ini.

Elvy   Yusanti
About Author

Elvy   Yusanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *