August 31, 2026
BERITA HEADLINE NEWS UPDATE

Gempa Cianjur: 2 Orang Meninggal, Belasan Bangunan Rusak Parah

  • November 21, 2022
  • 2 min read
Bangunan yang rusak parah pasca gempa M5,6 yang mengguncang Cianjur. Gempa mengakibatkan 2 orang meninggal 4 luka/ humas BNPB

bacalah.id – Gempa dengan magnitude (M)5,6 mengguncang  Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada  Senin, 21 November 2022 sekitar pukul 13.21 WIB mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan belasan bangunan rusak parah.

Guncagan gempa yang juga dirasakan warga Jakarta dan sekitarnya ini perpusat di darat 10 km barat daya Kabupaten Cianjur. Warga di Cianjur merasakan guncangan cukup kuat selama 10 – 15 detik.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan tertulisnya, pihaknya mendapat laporan dari sejumlah daerah tentang kerusakan yang diakibatkan gempa tersebut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melaporkan, selain adanya korban meninggal dunia, empat warganya mengalami luka-luka. Tim Reaksi Cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan di wilayah. Data sementara per pukul 14.11 WIB, rumah rusak berat sebanyak 7 unit.

Di samping bangunan rumah, Pusdalops mendapatkan laporan pondok pesantren rusak berat 1 unit dan RSUD Cianjur rusak sedang 1. Kerusakan fasilitas publik yang masih diidentifikasi tingkat kerusakan, antara lain gedung pemerintah 2 unit, fasilitas Pendidikan 3, tempat ibadah 1.

Selain wilayah Cianjur, BPBD Kabupaten Bogor melaporkan dua rumah warga rusak. Guncangan gempa di wilayah ini dirasakan sedang 5 – 7 detik.

BPBD Kota Sukabumi menginformasikan warganya merasakan guncangan cukup kuat selama 7 – 10 detik. Tampak masyarakat panik hingga keluar rumah. Saat ini pihak BPBD masih melakukan pemantauan di daerahnya. Sedangkan di wilayah Kabupaten Sukabumi, BPBD setempat juga menyampaikan adanya guncangan kuat selama 5-7 detik. Sebagian warga pun panik.

Demikian juga untuk wilayah Kabupaten Bandung yang warganya merasakan guncangan sedang selama 5 – 7 detik. 

Pusdalops BNPB juga mendapatkan laporan lain adanya warga yang merasakan guncangan, seperti di DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Garut. Warga di sejumlah wilayah tersebut merasakan guncangan gempa dengan intensitas lemah hingga kuat.

BACA JUGA  Gempa Cianjur: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 17 Orang

BPBD yang wilayahnya merasakan gempa telah melakukan pemantauan dampak gempa.

Sementara itu, pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau modified Mercalli intensity, wilayah Cianjur V-VI MMI, Garut dan Sukabumi IV – V MMI, Cimahi, Lembang, Kota Bandung Cikalong Wetan, Rangkasbitung, Bogor dan Bayah III MMI, Rancaekek, Tangerang Selatan, DKI Jakarta dan Depok II – III MMI.

Berdasarkan kajian inaRISK, sebanyak 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur memiliki potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi.***

About Author

Yudhia Mahesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *