April 16, 2026
BERITA HEADLINE NEWS UPDATE

Gempa Cianjur: Korban Meninggal Dunia Terus Bertambah Menjadi 268 Orang, 151 Hilang

  • November 22, 2022
  • 2 min read
Gempa Cianjur: Korban Meninggal Dunia Terus Bertambah Menjadi 268 Orang, 151 Hilang / Foto : Humas BNPB

bacalah.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan update korban gempa yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Senin, 21 November 2022.

Data sementara yang berhasil dihimpun hingga Selasa, 22 November 2022 pukul 17.00 WIB, terdapat ratusanorang meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia 268 jiwa, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah, masih ada korban hilang sejumlah 151 orang, kita akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh korban ditemukan,” kata Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur seperti dilansir dari keterangan tertulis humas BNPB.

Kemudian data masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.083 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 22.198 unit.

“Pengungsi pada hari ini sudah mendapatkan fasilitas lebih baik, tenda besar telah didirikan baik dari BNPB, pemerintah, TNI/Polri dan bantuan lembaga lainnya,” lanjutnya.

“Dapur umum telah beroperasi, kalau masih ada yang kurang dan belum terlayani, lambat laun akan kami perbaiki,”.

Terkait banyaknya perbedaan data yang berkembang, Suharyanto berkata, pendataan masih terus dilakukan dan Posko telah didirikan, sehingga semua informasi tentang penanganan gempa Cianjur ini, secara resmi ialah yang dikeluarkan dari posko.

“Setiap sore akan ada update penanganan bencana dari Posko Tanggap Darurat yang ada di Kantor Bupati Cianjur,” imbuh Suharyanto

Merespon banyaknya kepedulian masyarakat untuk memberikan dukungan penanganan pascabencana, diharapkan semua berada dibawah pengelolaan posko.

“Bantuan kepada masyarakat terdampak baik yang datang dari pemerintah pusat, kementerian atau lembaga dan unsur swasta, semua akan dipusatkan di posko dan pendistribusiannya akan melalui posko,” jelas Suharyanto.

Meskipun dua rumah sakit di Kabupaten Cianjur ikut terdampak gempa, penanganan kesehatan tetap dapat dilakukan, tenda-tenda lapangan telah digelar di sekitar rumah sakit untuk dijadikan rumah sakit darurat.

BACA JUGA  Kang Emil akan Kirim ASN ke Jepang Belajar Mitigasi Bencana

“RSUD Cianjur dan Rumah Sakit Sayang sudah beroperasi dan ditambah tenda lapangan termasuk tambahan tenaga kesehatan,” imbuhnya.

“Sebagian dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Cianjur, 100 pasien telah dikirim ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” tutup Suharyanto.

Presiden Joko Widodo telah meninjau lokasi terdampak pada siang ini, beliau menyampaikan masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat akan mendapatksn bantuan 50 juta rupiah, rusak sedang 25 juta rupiah dan rusak ringan sebesar 10 juta rupiah.***

About Author

Yudhia Mahesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *