April 15, 2026
BERITA HEADLINE

Polisi Tangkap 3 Penyuplai Senjata dan Amunisi ke KKB di Timika

  • September 24, 2022
  • 3 min read
Polisi Tangkap 3 Penyuplai Senjata dan Amunisi ke KKB di Timika/ Foto: Divhumas Polri

Myterakota – Polisi yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2022 menangkap 3 penyuplai senjata dan amunisi ke KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) Intan Jaya di Timika, Papua pada Kamis 22 September 2022 dan Jumat 2022.

Menurut Humas Satgas Damai Cartenz 2022 Kombes  Ahmad Musthofa Kamal penangkapan ketiga pelaku tersebut setelah mendapat informasi rencana transaksi Senmu oleh Jaringan Senmu KKB Intan Jaya, Kabupaten Mimika.

“Tim langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Setelah berhasil mengumpulkan informasi tim langsung bergerak dan melakukan penangkapan pelaku MN di Kabupaten Mimika,”kata Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu 24 September 2022.

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 buah tas samping warna hitam bertuliskan tas, 2 buah kantong plastik warna hitam, 95 butir amunisi tajam berwarna kuning bergaris hijau caliber 5.56, 18 butir amunisi karet berwarna kuning bertuliskan pin 7.62 TK, 9 buah besi rel amunisi bertuliskan pin K50, 1 buah hp vivo warna merah tipe 1820, 1 buah hp nokia 105 warna hitam, 1 (satu) unit hp merk samsung galaxi a13 warna cokelat dan 1 buah hp nokia 105 warna pink.

“Setelah berhasil kita amankan, kita lakukan penggeledahan dirumah tersangka dan menemukan sejumlah barang bukti. Kemudian kita lakukan pengembangan terhadap pelaku MN,” lanjut Musthofa Kamal.

Setelah melakukan pengembangan, polisi kembali menangkap 2 tersangka lainnya satu hari kemudian, pada Jumat 23 September 2022. Kedua pelaku yang ditangkap BK dan YA ketua KNPB Wilayah Mimika. Keduanya warga Kebun sirih Kabupaten Mimika.

“Untuk kedua tersangka di tangkap di lokasi yang berbeda. Tersangka MN berhasil diamankan di SP 5 depan kantor bupati lama dan YA diamankan di rumahnya di Kebun Sirih,” jelas Kasatgas Humas.

BACA JUGA  Polisi Gagalkan Penyelundupan 8 Kontainer Minyak Goreng ke Timor Leste

Musthofa Kamal juga mengungkapkan peran masing-masing tersangka. MN bertugas sebagai pencari dan pembeli amunisi, BK sebagai pembeli dan pemilik dana. Sedangkan YA sebagai penjual Amunisi. Ketiga pelaku mengakui perbuatan mereka tersebut, namun YA hingga saat ini belum mengakui asal usul amunisi tersebut.

Dalam transaksi yang sudah dilakukan tersangka, MN menjual amunisi perbutiranya seharaga Rp 200.000 dengan total amunisi yang dijual sebanyak 19 butir. BK sebagai pembeli memberikan dana total pembelian sebesar Rp 19 juta, dan MN memberikan total amunisi sebanyak 118 butir, sisa 18 butirnya amunisi karet sebagai bonus dari MN.

Rencannya, amunisi tersebut akan diberikan  kepada Undius Kogoya, pimpinan KKB Intan Jaya. Untuk Saat ini polisi masih melakukan pengembangan kembali dan pengejaran terhadap tersangka lainnya yang terlibat dalam transaksi jual beli Senmu KKB tersebut.

Sebelumnya, tersangka YA pernah ditangkap karena kasus makar pada 2016, pembagian selebaran aksi demo di Jembatan Selamat Datang pada  2017 dan rencana aksi demo di Timika Indah pada 2017.

YA juga terlibat beberapa tindak pidana kepemilikan senjata tajam pada 2012 divonis 10 bulan penjara, kasus makar pada 2017 divonis 10 bulan penjara dan kasus makar pada 2019 divonis 1 tahun.***

About Author

Yudhia Mahesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *