Pemerintah mencatat, target pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air mencapai 70%. Atau lebih dari 280 juta dosis. Presiden Joko Widodo memastikan, pelaksanaan vaksin dosis ketiga atau booster mulai dilaksanakan Rabu (12/1) lalu dengan prioritas utama warga lanjut usia dan kelompok yang rentan yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua lebih dari 6 bulan.
“Vaksin booster yang disiapkan pemerintah telah mendapatkan izin penguunaan darurat dari BPOM adalah Sinovac, CoronaVac, Pflizer, AstraZeneca, Moderna dan Zifivax. Vaksin booster diberikan secara gratis kepada masyarakat,” ungkap Jokowi melalui Instagram resmi yang ditulis Selasa (11/1).
Siaran pers Kemenkes menerangkan, booster diperuntukkan bagi warga berusia 18 tahu ke atas dan dilaksanakan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Dari penelitian di luar negeri, vaksin booster dengan kombinasi yang berbeda (heterolog) menunjukkan hasil antibody yang sama / lebih baik dari vaksin booster dngan jenis yang sama (homolog).
Cara mendaftar sebagai peserta vaksin booster, selain mengisi form yang disebarkan para penyelenggara juga bisa melalui aplikasi PeduliLindungi. Buka aplikasinya, kemudian masuk ke Account dan masuk ke Vaccination History and Tickets. Jika Anda belum meneima tiket harus bersabar. Karena sekali lagi, penerima vaksin booster diprioritaskan untuk warga lanjut usia dan kelompok rentan.












