Persikabo 1973 Belum Menyerah Walau Tenggelam di Dasar Klasemen Liga 1 Indonesia

Bacalah.id – Persikabo 1973 tak akan menyerah, dan terus berjuang mengejar poin sempurna di lima pertandingan Liga 1 Indonesia yang tersisa di musim ini, setelah mereka kalah dari Persib Bandung di pekan ke-29, Jumat (15/3) malam.
Hal itu ditegaskan pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman, yang baru saja kembali ke klub Laskar Padjadjaran yang sempat ditinggalkannya tahun lalu.
Diakui Djadjang, saat menjamu Persib, timnya tampil bagus dalam ball possession. Namun, Yandi Sofyan dan kawan-kawan harus menyerah 1-3, bahkan ketika Persib sudah bermain hanya dengan 10 pemain.
“Penalti (Persib) di menit-menit awal sangat memengaruhi penampilan tim di menit-menit berikutnya pertandingan tadi,” ujar Djadjang Nurdjaman, seperti dikutip dari kanal YouTube Official Persikabo.
Persib memang dihadiahi penalti setelah kiper Persikabo, Syahrul Trisna, lakukan pelanggaran terhadap David da Silva yang saat itu tengah sama-sama mengejar umpan jauh Henhen Herdiana dari tengah lapangan.
David tersungkur di area penalti, dan wasit pun langsung menunjuk titik putih. Hasilnya, David yang langsung menjadi eksekutor berhasil menyarangkan bola dengan keras ke gawang Persikabo, saat laga bahkan baru berjalan tiga menit.
Caca Basilio sebenarnya sempat menyarangkan bola ke gawang Persib di menit ke-15. Namun, hakim garis sudah lebih dulu mengangkat bendera tanda offside.
Persib Bandung 10 Pemain, Persikabo Malah Kebobolan!
Persikabo harusnya juga bisa mengambil manfaat dari berkurangnya kekuatan Persib, ketika Dedi Kusnandar mendapat kartu kuning kedua dan harus mandi lebih cepat, usai melanggar Pedrinho di luar kotak penalti. Persikabo bahkan gagal memanfaatkan peluang tendangan bebas yang mereka dapatkan setelah itu.
Persikabo memang punya banyak peluang di laga ini, tetapi kiper Persib asal Filipina, Kevin Ray Mendoza, terus lakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang tim tamu.
Di titik inilah, diakui Djadjang, seperti dikutip dari kanal YouTube Official Persikabo, bukannya mencetak gol balasan, para pemain Persikabo malah tak bisa bermain tajam dan gagal menciptakan peluang. Bukannya membalas penalti David, gawang Persikabo malah kebobolan lagi oleh 10 pemain Persib.
Setelah gol Stefano Beltrame di menit ke-58 dan brace David da Silva di menit ke-66, Persikabo akhirnya berhasil menjebol gawang Persib ketika laga tersisa empat menit lagi lewat aksi Yandi Sofyan yang baru dimainkan di babak kedua. Yandi juga beberapa kali mengancam gawang Persib, meski tak ada yang membuahkan gol tambahan bagi tuan rumah.
Persikabo Masih Punya Waktu
Meski demikian Djadjang tegaskan, Persikabo belum menyerah. Alasannya, masih ada waktu dan kesempatan untuk timnya mengejar tiga poin di masing-masing lima laga tersisa di musim ini.
Menurut pelatih 59 tahun itu, Persikabo akan berlatih lagi dan berbenah dalam waktu sepekan untuk hadapi Persik Kediri di pekan ke-30 Liga 1 Indonesia, Kamis (28/3) malam. “Semoga Persikabo akan bermain lebih baik dan menang di pertandingan itu,” tegas Djadjang. ***











