April 15, 2026
BERITA GAYA HIDUP HEADLINE NEWS UPDATE

Pengen Sehat dan Bahagia di Usia 50 Tahun, Yuk Intip Tipsnya

Elvy   Yusanti
  • May 27, 2024
  • 3 min read
Sophia Latjuba / Foto: Instagram sophia_latjuba88

bacalah.id – “Life begins at 50. Trust me”. Demikian kalimat yang diunggah aktris Sophia Latjuba dalam akun Instagramnya 14 Maret 2021 silam. Berpose di atas kapal laut mengenakan bikini warna hitam, perempuan yang lahir di Jerman Barat 8 Agustus 1970 ini terlihat memukau. Sophia, ibu dua anak ini memiliki paras cantik dan body langsing di usianya yang ke-54 karena rutin berolahraga dan menjalani pola hidup sehat.

Pertambahan usia untuk sebagian orang dianggap sebagai sebuah hambatan untuk menikmati hidup. Usia tua dianggap tidak menyenangkan, sakit-sakitan dan memiliki keterbatasan dalam menjalankan aktivitas. Tidak demikian menurut pendapat para ahli yang berpandangan dengan melakukan beberapa hal, usia 50 tahun ke atas jauh lebih sehat dan bermakna.

Meg Selig, konselor dan penulis Buku Silver Sparks: Thoughts on Growing Older, Wiser, and Happier dikutip dari aarp.org mengatakan, “Jika Anda belum memiliki kebiasaan baik, usia 50-an adalah waktu yang tepat untuk berkomitmen melakukan perubahan.” Ia menambahkan, kebiasaan baik di usia matang menjadi sebuah keputusan penting dengan menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang menjadi bagian dari gaya hidup.

Ahli geriatri dan profesor kedokteran di University of California, San Francisco Theresa A. Allison berpendapat, proses penuaan bisa jadi baik lebih dari sekadar sehat secara fisik. Terlebih memiliki dukungan yang dibutuhkan dalam sebuah komunitas. “Menua dengan baik berarti menjalani kehidupan yang kaya dan bermakna,” kata Allison.  

Para ahli mempercayai, usia 50-an baik dari sisi fisik maupun mental akan bermakna jika melakukan hal-hal yang baik di antaranya:

  1. Memiliki koneksi sosial yang kuat.  Seiring bertambahnya usia, risiko kesepian meningkat sehingga memiliki hubungan yang kuat menjadi hal yang penting. Riset National Academies of Sciences, Engineering and Medicine menemukan fakta bahwa lebih dari sepertiga orang dewasa berusia 45 tahun ke atas merasa kesepian, dan seperempat orang dewasa berusia 65 tahun ke atas terisolasi secara sosial. Kesepian dianggap sebagai krisis kesehatan dan isolasi sosial berpotensi memunculkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, depresi dan demensia.
  2. Melakukan aktivitas fisik. Melakukan aktivitas fisik apakah berkebun, berjalan-jalan dengan teman menurut James Powers, MD, seorang profesor kedokteran dan berlatih geriatrician di Vanderbilt University Medical Center  tidak hanya menjaga otot, sendi, dan jantung. Sebuah studi tahun 2022 terhadap lebih dari 5.000 wanita yang lebih tua yang diterbitkan dalam Journal of Aging and Physical Activity menemukan fakta, aktivitas fisik dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.
  3. Memiliki kegiatan yang bermakna.  Mencari kegiatan penting baik individual maupun berkelompok misalnya menjadi sukarelawan atau pekerja sosial.
  4. Tidur cukup, setidaknya tujuh jam dalam semalam. Kurang tidur memunculkan efek mudah tersinggung dan meningkatkan risiko kesehatan kronis, termasuk obesitas, diabetes, depresi, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
  5. Selalu berpikir positif. Studi menunjukkan orang yang optimis cenderung hidup lebih lama, lebih bahagia dan lebih sehat daripada mereka yang memiliki pandangan negatif. “Usia hanyalah angka, tetapi apa yang dirasakan seseorang menjadi sangat penting,” kata John A. Batsis, profesor di divisi kedokteran geriatri di UNC School of Medicine.
  6. Bersikap teliti. Orang yang menepati janji dengan dokter, minum obat, mengejar kebiasaan sehat dan menghindari kebiasaan berbahaya seperti merokok, alkohol dan obat-obatan menurut Meg Selig jauh lebih sehat karena  mengikuti perintah dokter untuk mengelola tekanan darah, kadar kolesterol dan gula darah. “Orang yang teliti hidup lebih lama, memiliki penurunan risiko demensia dan cenderung lebih sehat,” kata Selig.

Hidup sehat dan bermakna seperti yang dijalani Sophia Latjuba bisa juga kita lakukan. Berolahraga, menjaga pola makan, dan menekuni hobi tertentu membuat hidup di usia 50 tahun ke atas sehat dan bahagia. ***

Elvy   Yusanti
About Author

Elvy   Yusanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *