April 15, 2026
GAYA HIDUP NEWS UPDATE

Awas, Kaum Rebahan Terancam Penyakit ini!

Elvy   Yusanti
  • November 21, 2022
  • 2 min read

bacalah.id –  Osteoporosis adalah  penyakit tulang yang ditandai dengan  penurunan masa tulang dan perubahan struktur pada jaringan tulang. Akibatnya tulang menjadi keropos,  rapuh, dan risiko patah tulang meningkat. Data yang dilansir dari p2ptm.kemkes.go.id, 1 dari 3 wanita dan 1 dari 5 pria usia di atas 50 tahun rentan mengalami osteoporosis. Penyakit ini menyerang diam-diam atau tanpa gejala, sering disebut silent epidemic.

Yossie Atyandhari Sp, OT, dokter Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi Rumah Sakit Puri Cinere mengatakan, peringatan Hari Osteoporosis Sedunia menyadarkan ada kondisi ada kondisi silent deseases di seluruh dunia, bahwa penyakit ini tidak saja menyerang usia di atas 50 tahun tetapi juga usia yang lebih muda.

Osteoporisis ada dua jenis, primer dan sekunder. Primer yang terjadi seiring pertambahan usia. Pada wanita jika telah memasuki usia menopause, karena berkaitan penurunan hormon estrogen yang berfungsi melindungi  tulang agar tetap kuat. Sementara Osteoporosis  sekunder terjadi pada kondisi tertentu misal menderita gagal ginjal atau hipertiroid yang mengharuskan mengkonsumsi obat yang bisa menganggu tulang.

“Namun ada lagi yang perlu diwaspadai, ini berkaitan dengan lifestyle kaum rebahan yang malas bergerak karena senang main gadget, banyak makan sehingga mengalami obesitas karena jarang olahraga. Ini semua bisa mengakibatkan munculnya osteoporosis dini,” ungkap Yossie dalam live Instagram RS Puri Cinere.

Ia menjelaskan, tulang diciptakan sesuai dengan kebutuhan manusia. Jika tulang yang kita miliki digunakan untuk berolahraga maka tulang mendapat stimulus karena memang digunakan untuk bergerak. Selain berolahraga, kebutuhan nutrisi yang  mengandung kalsium dan vitamin D sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Gejala osteoporosis anara lain, postur tubuh bungkuk, menurunnya tinggi badan, sering mengalami cidera atau patah tulang yang biasanya terjadi pada tulang belakang, pergelangan tangan atau lengan dan pangkal paha. Selain itu juga sering sakit pada punggung dalam jangka waktu panjang.

Meski tidak diketahui secara pasti penyebabnya, sebaiknya sejak dini kita menjaga kesehatan tulang dengan rutin berolahraga. Untuk yang berusia 50 tahun ke atas, jalan kaki dan senam lansia adalah olahraga yang aman dilakukan. Selain itu gaya hidup sehat juga harus selalu diterapkan dengan makan makanan sehat yang mengandung Vitamin D dan Kalsium 1000-1200 mg.

Elvy   Yusanti
About Author

Elvy   Yusanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *