Bantuan Pendidikan Anak Usia Dini Rp381 Miliar Cair

bacalah.id – Para penyelenggara Raudlatul Athfal (RA) atau pendidikan anak usia dini / TK di bawah Kemenag akan mendapatkan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) senilai Rp381 miliar. Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani mengatakan, pihaknya sudah memproses pencairan dana untuk lebih dari 28 ribu RA ini sejak dua pekan lalu.
“Anggaran sebesar Rp381 miliar sudah berada di rekening bank penyalur (RPL). Pihak RA sudah bisa mulai memproses pencairannya sesuai juknis yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam,” terang Ramdhani belum lama ini.
Dikutip dari website Kemenag, proses yang saat ini berjalan merupakan pencairan BOP RA tahap I yang diperuntukkan bagi 28.841 RA di seluruh Indonesia.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh. Isom menambahkan, pada pencairan tahap I, BOP akan dicairkan untuk 1.270.963 siswa RA. Masing-masing siswa akan menerima biaya bantuan pendidikan sebesar Rp 600 ribu.
“Untuk mendapatkan dana ini, setiap RA harus menjalankan mekanisme yang dituangkan dalam Pedoman, mulai upload berkas administrasi, verifikasi, hingga teknis pencairan di bank,” papar Moh. Isom.
Dikatakan Isom, pada 2023, total ada 1.270.963 siswa calon penerima BOP-RA. Proses pencairannya akan dilakukan dalam dua tahap. “Kami sedang berupaya agar percairan BOP Tahap I ini seluruhnya selesai sebelum libur lebaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Subdit Kelembagaan dan Kerja Sama pada Direktorat KSKK Madrasah, Papay Supriatna, yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dana BOP RA ini menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan, termasuk dalam pencairan BOP. Sebab, dana BOP menjadi sumber pembiayaan mutlak bagi pelaksanan pembelajaran di tingkat RA.
“Kami terus berkoordinasi baik dengan pengelola BOP RA tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, tim di Direktorat KSKK, maupun dengan bank penyalur (RPL) dalam rangka akselerasi pencairan dana BOP sehingga RA bisa langsung memanfaatkannya sesuai dengan Juknis,” ujarnya.











