Pengen Betah Tinggal di Rumah Mungil?Ikuti Tips Ini!
Tak perlu bingung ketika memiliki tempat tinggal yang tidak terlalu luas. Khawatir akan bosan dan sumpek karena perkakas yang dimiliki membuat rumah terkesan sempit. Ikuti tips dan trik menata rumah agar nyaman dan membuat kita betah dari redaksi bacalah.id.
Menempatkan barang yang fungsional, menata dengan perhitungan dan estetika adalah salah satu kunci menata rumah. “Jika tahu tips dan triknya, dijamin rumah sempit bisa membuatmu nyaman,” ungkap Marissa Lestari (40), guru baca privat anak-anak yang tinggal di Kawasan Bintaro, Tangerang.
Menurut Marissa, hal terpenting dalam hal menata rumah adalah bisa menempatkan perkakas dan barang. “Jangan memaksa meletakkan perabot yang disuka padahal tidak ada gunanya dan hanya menuhin rumah,” katanya kepada my terakota.com, belum lama ini.
Perempuan yang hobi menata rumah ini tinggal di hunian berukuran lebih kurang 70 meter persegi terdiri dari 3 lantai. Teras rumahnya sempit , hanya dihiasi tanaman dinding. Namun dari kebersihannya, memasuki rumah Marissa sudah mendapatkan aura positif.
Masuk ke dalam rumah langsung terlihat meja makan dan dapur bersih, lalu ruang tamu sekaligus ruang keluarga. Di lantai 1 ini, dapur berdekatan dengan ruang makam dengan meja yang bisa dilipat jika tidak digunakan. Lalu ada toilet, dan gudang tempat perkakas. Di lantai bawah terdapat taman kecil yang bisa difungsikan sebagai ruang bersantai yang asri karena dipenuhi tanaman.
“Saya berprinsip, rumah harus bersih dan nyaman. Semua barang yang ada di rumah memang betul-betul digunakan. Jadi tidak ada satupun yang mubazir,” papar Marissa.
Banyak Tanaman
Di lantai 2 ada satu kamar tidur dan kamar mandi. Rumah yang didominasi cat warna putih ini terlihat ringkas. Kamar tidur dan kamar mandi mesti tidak terlalu luas tapi nyaman dan enak dilihat. “Saya nggak punya terlalu banyak barang pribadi seperti baju, sepatu atau asesoris. Semua yang saya pajang dipakai sehari-hari. Mungkin itu yang bikin rapih ya,” ujarnya.
Di lantai ini, Marissa meletakkan satu meja kecil dan dua bangku duduk yang terlihat unik. “Buat sekadar nyantai sebelum masuk kamar untuk tidur,” tambahnya.
Di lantai tiga ada 2 kamar yang juga tidak terlalu luas. Kamar ini tempat tidur Ananda M. Farhan, putra semata wayang Marissa. Karena sempit, satu ruangan untuk tidur, satu lagi untuk tempat lemari pakaian dan barang pribadi.
Yang menarik dari rumah ini adalah ada tanaman di setiap sudut ruangan. Bukan tanaman mahal, tetapi tanaman sederhana yang tumbuh subur dan terlihat segar karena dirawat. Selain itu, pernik-pernik unik seperti lukisan dan keset di kamar mandi dengan motif piano juga mencuri perhatian. “Tanaman memunculkan aura positif, selain asri juga menenangkan. Kalau pernik yang unik itu sesuai karakter pemilik rumah ya. Menurut saya bisa membuat hunian makin nyaman,” papar Marissa yang pernah bersekolah di jurusan desain interior di Australia.
Dirawat dan dibersihkan sendiri
Rumah yang tidak terlalu luas memiliki beberapa keuntungan, salah satunya terkait perawatan. Karena hanya memiliki sedikit ruangan, maka membersihkannya tidak terlalu sulit. “Bahkan, saat ini saya membersihkan sendiri bersama anak saya. Kebetulan, jam kerja saya bisa diatur,” kata Marissa. Meskipun cukup lelah, namun bagi Marissa membuatnya puas karena tahu yang diinginkan.
Tips dari Marissa, bukan hanya rumah dengan space terbatas, agar nyaman dan bikin betah jangan terlalu banyak perkakas dan barang. Apalagi yang sebetulnya tidak berfungsi. Menata rumah dengan tepat akan membuat penghuninya betah dan justru malas mau keluar jika tidak memiliki keperluan mendesak.
“Saya orang yang betah di rumah. Bahkan, ketika weekend karena orang-orang bosan kerja dari rumah perlu sekedar ngopi ke luar, saya memilih anteng di rumah. Kalau pengen makan yang saya nggak bisa siapin sendiri tinggal pesan,” pungkas Marissa.
















