May 31, 2026
GAYA HIDUP NEWS UPDATE

BB Turun Drastis Karena Diet, Awas Asam Urat dan Gangguan Empedu Mengancam!

Elvy   Yusanti
  • December 8, 2022
  • 2 min read
Penurunan berat badan drastis karena diet menganggu metabolisme tubuh. Foto: Instagram Hans Tandra

bacalah.id – Hati-hati dalam mengatur pola diet penurunan berat badan. Jika tidak tepat, berat badan berkurang tapi penyakit datang.
Dr Hans Tandra, MD, PhD, SpPD-KEMD, FACE, FACP Spesialis Penyakit Dalam RS Premier Surabaya mengatakan, idealnya penurunan berat badan 2 kg per bulan atau 500 gram per minggu.

“Jangan buru-buru, karena efek penurunan berat badan drastis bisa regain atau kembali naik,” kata Hans dalam obrolan di IG goodtalk.id. Menurut Hans, selain berdampak pada kenaikan berat badan, juga menganggu metabolisme tubuh akibat banyak sel yang rusak akibat dihancurkan atau dipecah karena efek diet berlebihan.

“Asam urat bisa naik, belum lagi efek ke empedu. Batu empedu muncul. Badan jadi loyo, daya ingat menurun dan tidur terganggu. Menurunkan berat badan pelan-pelan saja, yang penting teratur dan konsisten,” papar Hans. Menurutnya, pola diet itu makan kenyang dan happy. Menurutnya kesalahan orang yang ingin menurunkan berat badan karena masih mengonsumsi makan malam.

Yang paling penting, kata Hans adalah makan pagi. Memperbanyak makan serat seperti sayuran dan buah-buahan. “Orang diet makan enak di restoran masih boleh kok, yang penting diatur asupannya. Misalkan makan Pecel, krupuk dan peyek dikit aja, sayuran dibanyakin, bumbunya sedikit aja. Ayam juga boleh tapi daging jangan,” ujarnya.

Dalam diet, melewatkan sarapan itu kesalahan karena tidak akan membantu menurunkan berat badan. Diet yang aman makan seperti biasa, banyak buah, sayuran dam makanan serat tinggi. Dan jangan lupa lakukan olahraga secara rutin ya!

Elvy   Yusanti
About Author

Elvy   Yusanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *