Murmer ! Jaga Mental Tetap Sehat dengan Seni, Olahraga dan Hobi
bacalah.id – Kesehatan fisik dan mental adalah dua hal yang tidak bisa terpisah satu sama lain. Menjaga fisik dengan berolahraga agar selalu bugar itu penting, memiliki kesehatan mental dengan senantiasa merasa bahagia itu juga tak kalah penting.
Mental Health, hal yang selalu dikampanyekan menjadi isu penting akhir-akhir ini. Puncaknya ketika pandemik akibat Covid-19 yang melanda dunia dalam beberapa tahun terakhir. Kehilangan orang tercinta, kehilangan pekerjaan dan stress karena kegiatan dibatasi hanya di dalam rumah menjadi penyebabnya.
Seseorang mengalami masalah dalam kesehatan mental dengan berbagai sebab. Trauma masa lalu, perceraian, hubungan keluarga yang tidak harmonis bisa menjadi penyebabnya. Mesekipun beberapa orang bisa mengatasi sendiri persoalan-persoalan hidupnya dengan terapi mandiri, namun banyak yang lainnya harus mendatangi psikiater dengan tarif mahal.

Dalam berbagai penelitian, kegiatan seni, seperti musik, tari, yoga, berolahraga dan menekuni hobi dipercaya bisa menyembuhkan dan menjaga kesehatan mental. Sebuah studi tahun 2020 di The Journal of Mental Health Training, Education and Practice menunjukkan, berlatih yoga mungkin efektif dalam mengurangi kecemasan dan depresi. Sedangkan menari, dalam sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Alternative and Complementary Therapies menyebutkan, dapat mematahkan penghalang emosional yang belum dapat ditembus oleh terapi bicara.
Dikutip dari Healthdigest, terapi seni sangat bermanfaat untuk mengurangi gejala dan meningkatkan fungsi otak. Menurut studi tahun 2019 di Psychiatry Research, musik telah ditemukan untuk membantu orang dengan penyakit mental rileks, berdasarkan ulasan 2019 di Polski Merkuriusz Lekarski. Penelitian yang diterbitkan tahun 2018 di Alzheimer’s Research & Therapy mendukung gagasan bahwa meditasi dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi.

Pada tahun yang sama, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet Psychiatry menunjukkan, olahraga berkorelasi dengan lebih sedikit gejala kesehatan mental. Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2018 di Stress & Health memberikan bukti bahwa memiliki hewan peliharaan bermanfaat untuk mengurangi gejala stres fisiologis, stres mental, dan kecemasan.

Jadi menjaga kesehatan mental nggak membutuhkan biaya mahal. Kita bisa mendengar musik dari gadget, jalan pagi secara rutin, memelihara kucing, anjing atau binatang lucu lainnya bisa kita lakukan tanpa merogoh kocek dalam-dalam. Yang tak kalah penting, memiliki circle pertemanan sehat bisa menjaga jiwa kita untuk selalu merasa bahagia.











