May 25, 2026
GAYA HIDUP HEADLINE

Jenang Grendul dan Biji Salak, Serupa Tapi Tak Sama

Elvy   Yusanti
  • July 15, 2021
  • 2 min read

Sekilas jika diperhatikan kelihatannya sama, tapi ternyata kudapan Jenang Grendul  (Bubur Candil) dan Biji Salak memiliki perbedaan bahan bakunya. Jenang Grendul dari tepung ketan, Biji Salak dari Ubi yang dimixed dengan Tepung Tapioka.  Kedua kudapan ini sama-sama berbentuk bulat dengan kuah gula merah agak kental. Lalu diberi santan kental. Cara membuatnya pun sama.

Dua jenis kudapan ini menjadi favorit, terutama di Bulan Ramadhan. Tidak terlalu mengenyangkan, cocok untuk menu takjil. Jenang Grendul  dikenal oleh Masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur, sementara Biji Salak yang berasal dari Sumatera Barat populer sebagai menu berbuka puasa  masyarakat Jakarta.

Nah, jika lagi kepengen tapi cari yang jual tidak ada, baik Jenang Grendul maupun Biji Salak bisa kita buat sendiri. Bahan-bahannya mudah didapat dan murah, selain itu caranya pun mudah

Jenang Grendul

Bahan dan Cara Membuat:

Bola-bola: 250 gram tepung ketan, 50 gram tepung terigu, air 200 ml, sedikit garam. Campur semua bahan, uleni. Bentuk bulat-bulat. Sisihkan

Pengental: 2 SDM tepung ketan, 2 SDM tepung beras, 2 SDM tepung tapioka. Cairkan dengan setengah gelas air.

Siapkan 250 gram gula merah, campur dengan 4 gelas air, tambahkan daun pandan wangi, rebus hingga mendidih. Masukkan bola-bola tepung ketan. Setelah matang atau mengapung, masukkan bahan pengental, aduk hingga masak. Angkat. Sajikan dengan Santan yang direbus dengan Daun Pandan.

Biji Salak

Bahan dan Cara Membuat:

Bola-Bola : 500 gram Ubi Kuning dikukus, haluskan. Campur dengan 150 gram Tepung Tapioka, beri sedikit garam, aduk rata. Bentuk adonan bulat atau lonjong sesuai selera. Sisihkan

Pengental: 4 SDM Tepung Tapioka, larutkan dengan 5 SDM air.

Siapkah 750 ml air, tambahkan daun pandan wangi,  rebus. Jika sudah mendidih, masukkan bola-bola ubi. Aduk perlahan hingga bola-bola matang (mengapung), lalu masukkan 200 gram gula merah. Setelah semua bercampur masukkan pengental.  Aduk hingga matang. Angkat. Sajikan dengan santan kental.

Nah, mudah kan cara membuatnya. Karena sejak kecil tinggal di Jawa Timur saya lebih familiar dengan Jenang Grendul. Saya jadi teringat Mbah Jo, tetangga saya yang jualan Bubur Grendul, Bubur Sumsum dan Bubur Ketan Item. Kalau Biji Salak, saya mencicip pertamakali di Bulan Ramadhan saat kuliah di Jakarta. Memang rasanya hampir sama. Pembedanya ada rasa Ubi di Biji Salak. Kuliner  Indonesia memang luar biasa. Mencoba sendiri resep-resep tradisional di rumah sama dengan ikut melestarikan budaya bangsa. Selamat mencoba!!

Elvy   Yusanti
About Author

Elvy   Yusanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *